-->

Cara Cek Domain Website yang Akan Digunakan Secara Gratis

Mister Tekno, Cara Cek Domain Website Mudah dan Instan - Dalam pembuatan website, ada dua hal penting yang paling mendasar. Selain hosting, nama domain atau alamat website juga perlu diperhatikan. Itulah kenapa, Anda harus melakukan cek domain website terlebih dahulu untuk mengetahui apakah tersedia atau tidak, nah di sini akan kami jelaskan caranya.

Cara Cek Domain Website

Domain yang unik atau bagus tentu mudah diingat oleh semua orang, dan secara tidak langsung bisa memberi nilai plus pada website Anda. 

Pentingnya Memilih Nama Domain yang Menarik

Sebelum kami jelaskan caranya, pertama-tama, siapkan terlebih dahulu nama domain yang menarik. Terlebih jika website yang Anda buat, bertujuan untuk kebutuhan bisnis. Memilih nama domain yang tepat, tentu akan berdampak pada kelangsungan bisnis yang sedang dikembangkan.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih nama domain. Sebelum cek domain website dilakukan, pastikan Anda pertimbangkan beberapa poin berikut sebelum membuatnya:

1.   Buat Nama yang Berkesan

Pastikan Anda memilih dan beli domain .com murah dan mudah diingat. Tujuannya agar orang dapat dengan mudah mengaksesnya.

2.   Pilih Nama yang Singkat

Dalam menentukan nama domain, pastikan Anda tidak memilih nama yang melebihi 20 karakter. Pasalnya, 20 karakter adalah jumlah maksimal dalam pembuatannya.

3.   Pilih Nama yang Mudah Dieja

Jangan memilih dan beli domain .com murah dengan nama yang tidak umum. Gunakanlah istilah-istilah atau kata yang sering digunakan oleh banyak orang.

4.   Relevan dengan Bisnis

Pastikan juga Anda memilih dan beli domain .com murah yang sesuai dan relevan dengan bisnis yang dijalankan. Dengan begitu, nama domain yang Anda pilih juga mengandung nilai branding.

5.   Nama Domain Harus Deskriptif

Arti deskriptif di sini yaitu memberi gambaran terhadap isi dari website. Contohnya, jika website Anda berjualan kaos, bisa memilih nama-nama seperti kaosmurah, kaospolos, dan sebagainya.

Cara Cek Domain Melalui Penyedia Layanan

Setelah nama domain disiapkan, Anda bisa langsung melakukan pengecekan ketersediaan. Kenapa pengecekan perlu dilakukan? Agar Anda bisa mengetahui apakah nama yang sudah disiapkan tersedia dan bisa dipakai atau tidak.

Nah, jika nama yang akan dipilih sudah digunakan, Anda harus mencari opsi nama lain tapi tetap harus relevan dengan nama sebelumnya. Tanpa berlama-lama, yuk, langsung intip bagaimana cara cek domain website:

  • Silahkan masuk ke website penyedia layanan hosting dan domain
  • Pilih menu cek domain website
  • Silahkan masukkan nama domain yang ingin dibeli atau didaftarkan
  • Tunggu hasilnya keluar
  • Jika nama belum digunakan, maka akan muncul notifikasi bahwa nama tersedia dan Anda bisa menggunakannya
  • Jika muncul notifikasi nama tidak tersedia, berarti sudah dimiliki oleh orang lain
  • Jika nama sudah dimiliki oleh orang lain, otomatis Anda tidak bisa menggunakannya. Silahkan cari opsi lain untuk mendaftarkan nama domain lain.

Cara Cek Pemilik Domain

Jika Anda sudah terlanjur suka dengan nama yang sudah disiapkan, tapi sudah digunakan oleh orang lain, ada cara lain untuk mendapatkannya. Caranya adalah dengan  melacak terlebih dahulu kepemilikan nama domain yang sudah digunakan tersebut.

Pencarian informasi kepemilikan domain, bisa dilakukan melalui situs pencarian domain yang disebut WHOIS. Melalui situs pencarian tersebut, Anda bisa mengetahui informasi terkait kepemilikan nama domain.

Umumnya, setiap orang yang mendaftarkan atau membeli nama domain, harus memberikan informasi kontak yang lengkap dan relevan. Nah, melalui situs pencarian tersebut, informasi-informasi tersebut bisa Anda dapatkan, berikut langkah-langkah mencarinya:

  • Buka situs pengecekan WHOIS
  • Masukkan alamat domain yang ingin Anda ketahui informasi kepemilikannya
  • Silahkan klik enter atau klik pengecekan informasi
  • Informasi terkait kepemilikan domain akan muncul pada situs tersebut

Namun, ada informasi tambahan terkait penggunaan layanan pencarian ini. Setiap pemilik domain yang menggunakan layanan proteksi WHOIS, maka informasi kepemilikannya tidak dapat kita ketahui.

Layanan data proteksi WHOIS tersebut, bertujuan untuk melindungi informasi pribadi pemilik domain terkait. Artinya, Anda tidak bisa melihat detail informasi pribadi pemilik nama domain yang Anda cari.

Jika pemilik nama domain tersebut tidak memproteksi informasinya, maka data-data informasinya bisa didapatkan. Adapun data-data yang bisa kita dapatkan informasinya di antaranya seperti:

  • Alamat IP pemilik domain
  • Identitas pemilik domain mulai dari alamat email, nama, hingga nomor telepon
  • Tanggal domain tersebut didaftarkan
  • Tanggal domain kadaluarsa
  • Di mana nama domain tersebut didaftarkan oleh pemiliknya

Fungsi Menemukan Informasi Kepemilikan Domain

Untuk apa kita mendapatkan informasi terkait domain yang sudah ada pemiliknya? Nah, dari informasi tersebut, Anda berpeluang untuk mendapatkan kepemilikan nama domain dengan cara melakukan negosiasi.

Anda masih bisa mengupayakan untuk memiliki domain tersebut meski sudah dipakai. Caranya adalah dengan menghubungi pemiliknya, melalui informasi yang sudah Anda dapatkan tadi. Silahkan hubungi pemiliknya melalui email maupun nomor telepon.

Setelah itu, silahkan beritahukan bahwa Anda tertarik atau berminat untuk membelinya. Hal ini sering sekali dilakukan oleh para pelaku usaha atau pemilik website. Tujuannya agar bisa mendapatkan nama yang benar-benar sesuai dan relevan dengan brand dan bisnisnya.

Namun, harga domain  yang sudah dimiliki orang lain, mungkin akan lebih mahal. Akan tetapi, Anda masih bisa melakukan negosiasi dengan cara mengecek informasi tanggal kadaluarsa domain. Jika sudah dekat dengan tanggal kadaluarsa, Anda bisa menawarnya lebih rendah.

Cara Cek Nama Domain dengan Ekstensi Lain

Membeli nama domain dari orang lain bisa dikatakan cukup susah. Mulai dari harganya yang lebih mahal, hingga pemilik yang mungkin tidak tertarik untuk menjualnya. Cara lain untuk menyiasatinya yaitu dengan memilih ekstensi lain.

Mengubah ekstensi bisa menjadi solusi untuk mendapatkan nama yang sudah dibeli oleh orang lain. Misalnya, Anda ingin memilih nama jualhijabmurah.com, namun nama tersebut sudah digunakan. Maka, solusinya adalah dengan mengubah ekstensi .COM, menjadi .CO.ID, .CO, atau ekstensi lainnya.

Dengan mengubah ekstensi, Anda berpeluang untuk mendapatkan nama yang sudah digunakan. Pengecekan domain dengan ekstensi lain, sama dengan pengecekan nama website berekstensi .COM. 

Anda tinggal mengubah ekstensinya saja, lalu cek langsung ketersediaannya. Pilih semua ekstensi siapa tahu masih ada ketersediaannya di ekstensi selain .COM.

Gunakan Layanan Proteksi WHOIS

Untuk Anda yang sudah mendapatkan nama terbaik, sebaiknya gunakan layanan proteksi WHOIS. Di atas kami sudah singgung apa manfaat dari proteksi tersebut. Salah satu manfaatnya yaitu untuk melindungi data atau informasi pribadi terkait domain yang digunakan.

Layanan proteksi WHOIS biasanya tersedia di berbagai layanan hosting dan domain. Untuk mengaktifkannya pun mudah, meskipun mungkin caranya berbeda-beda pada setiap perusahaan layanan.

Dengan mengaktifkan layanan ini, Anda tidak akan dihubungi oleh pihak lain yang tertarik dengan domain Anda. Selain itu, mereka juga tidak akan mengetahui informasi apapun tentang data yang bersifat pribadi terkait domain yang Anda gunakan.

Baca juga: 

Kesimpulan

Meski terkesan sepele, cek domain website adalah salah satu hal yang penting. Pasalnya, dengan melakukan pengecekan, kita bisa mengetahui ketersediaan nama website yang akan digunakan. Bahkan, bisa juga kita gunakan untuk mencari informasi kepemilikan nama domain yang berpeluang untuk kita beli kembali.

Demikian informasi seputar cara cek domain website yang bisa dilakukan pada perusahaan-perusahaan penyedia layanan hosting dan domain. Bagaimana, mudah bukan? Anda bisa mengeceknya sekarang juga. Selamat mencoba!

0 Response to "Cara Cek Domain Website yang Akan Digunakan Secara Gratis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel