-->

Tips Membeli Laptop Bekas dan Cara Mengeceknya

Mister Tekno, Apabila Anda sedang mencari informasi tentang tips membeli laptop bekas, maka Anda sudah menemukan artikel yang pas, karena dalam artikel ini akan diberikan penjelasannya secara jelas.

Tips Membeli Laptop Bekas
tips membeli laptop bekas

Tips Beli Laptop Bekas

Harga laptop baru saat ini memang sudah banyak yang murah, sesuai dengan spesifikasi dan kualitasnya. Namun, tuntutan pekerjaan atau kebutuhan membuat Anda harus membeli laptop dengan spesifikasi yang mumpuni dan harga yang mahal pula. 

Jika pekerjaan Anda seorang desainer grafis, mau tidak mau harus membeli laptop dengan spesifikasi minimal VGA Card 1GB, jika Anda seorang pelajar atau mahasisiwa yang berkutat dengan Auto Cad, minimal harus punya laptop dengan processor core i3 dan vga card 2gb.

Yang jadi masalah adalah harga laptop baru dengan spesifikasi diatas masih tinggi. Semisal laptop core i3 dengan vga 2gb masih diatas 5juta. Nah, solusinya adalah dengan cara membeli laptop bekas, berikut ini adalah tips membeli laptop bekas yang baik dan cara mengeceknya:

A. Periksa Fisik/Casing Laptop

Sebelum melakukan pengecekan spesifikasi laptop, Anda bisa cek dulu fisiknya (casing, port usb, colokan charger, dll). Periksa seluruh bagian casing laptop yang akan Anda beli. Pastikan goresan atau lecet tidak terlalu banyak.

Semakin sediki lecetnya, bisa jadi pengguna laptop sebelumnya benar-benar merawatnya sehungga kemungkinan laptop masih normal. 

B. Cek Spesifikasi

Tips ini sangat penting, selain informasi dari si penjual Anda bisa mengeceknya sendiri speknya lewat dxdiag. Atau mungkin kalau mau lebih lengkap bisa dengan software seperti CPU-Z biar hasilnya lengkap dan akurat.

Tips membeli laptop bekas ini termasuk ke dalam tips yang cukup penting karena berkaitan dengan kemampuan sebuah laptop.

C. Pemakaian yang Tidak Terlalu Lama

Cara memilih laptop bekas selanjutnya adalah cek masa pemakaian laptop. Pasalnya, barang elektronik itu semakin lama pasti performanya jelas semakin menurun. Sebaiknya tanyakan pada penjualnya kapan dia mulai beli laptop itu, apakah dia beli laptop bekas atau baru juga. 

Kalau dia beli laptop baru, jangan lupa sekalian minta nota pembeliannya kalau ada. Anda bisa lihat tahun berapa dia beli laptop ini sehingga Anda bisa tahu berapa usia laptop ini. Disarankan paling lama usia dari laptop bekas yang dibeli itu harus maksimal dua tahun.

D. Beli dari Teman/keluarga

Daripada Anda bingung membeli laptop bekas, Anda bisa mulai dari teman atau keluarga sendiri dulu. Barangkali di antara mereka ada yang memang berniat mau menjual laptop dengan harga miring dan kualitasnya masih baik. 

Jadi resiko Anda beli laptop bekas dengan kualitas jelek akan teratasi, kemungkinan Anda akan mendapatkan laptop bekas yang masih bagus.

E. Gunakan Sistem COD

Jika terpaksa membeli di marketplace/online Anda bisa menggunakan sistem pembayaran di tempat atau lebih dikenal dengan COD (Cash On Delivery). Pasalnya, ini merupakan cara terbaik dalam bertransaksi barang bekas. 

Anda bisa bertemu langsung dengan penjualnya untuk mengetahui karakteristik si penjual (jujur atau tidak) sekaligus mencoba langsung performa laptop tersebut.

F. Periksa Harga Pasaran

Anda bisa cek harga kisaran laptop bekas yang akan dibeli. Anda bisa tanya teman atau lihat harga bekas di marketplace atau forum jual beli. Dengan mengetahui harga kisaran dari laptop bekas, Anda bisa menjadikannya sebagai basis untuk bernegosiasi dengan penjual. 

Dengan cara ini, kamu bisa mendapat taksiran berapa harga yang pantas untuk laptop bekas yang akan Anda bidik.

G. Garansi Layanan Purna-jual

Nah, untuk mendapatkan laptop second bagus Anda dianjurkan untuk membelinya di toko komputer/laptop yang sudah punya nama. Karena, meskipun laptop bekas pihak toko biasanya akan memberikan jaminan garansi selama 2 minggu – 1 bulan.

Jadi Anda tidak perlu khawatir dengan kondisi laptop bekas tersebut, Anda bisa test laptop tersebut selama masa garansi masih ada. Jika memang ada kendala Anda bisa langsung ke toko laptop tersebut. Hal ini berbeda jika Anda membeli laptop bekas dari orang yang tidak kenal, tentunya Anda akan kesulitan menghubungi orang tersebut jika laptopnya bermasalah. 

H. Bukan Barang Curian/Mencurigakan

Nah, ini juga cara membeli laptop bekas yang aman, pastikan Anda mengetahui bahwa laptop tersebut bukan barang curian/mencurigakan. Anda harus curiga pada laptop yang dijual dengan harga yang jauh dari pasaran laptop bekas. 

Jangan sampai Anda terkena masalah nantinya, dikarenakan laptop tersebut ternyata adalah barang curian. Tips beli laptop bekas yang aman adalah belilah di toko laptop yang bonafide dan terpercaya.

Baca juga: Tips Memilih Laptop untuk Anak Sekolahan

Cara Cek Standart Laptop Bekas

Setelah mengetahui tips membeli laptop bekas dengan aman, sekarang Anda bisa bisa mengecek hardware-nya dengan software “TEST LAPTOP” ini. Dengan tools ini Anda bisa mengecek kondisi laptop yang akan Anda beli mulai dari Layar, speaker hingga baterainya.

1. Test Spesifikasi

Tips Membeli Laptop Bekas

Tools ini untuk mengecek spesifikasi dari laptop bekas tersebut, apakah memang benar sesuai yang diutarakan dari pihak penjual. Anda bisa mengetahui mulai dari memori dan kapasitas harddsisk yang ada didalamnya.

Cara termudah adalah dengan melalui "dxdiag", tekan tombol Windows+R, lalu ketik dxdiag.

2. Test LCD

Tips Membeli Laptop Bekas

Dengan tool ini Anda bisa periksa secara teliti semua bagian layar dan LCD, baik ketika dinyalakan ataupun saat dimatikan. Anda bisa cek dengan menggunakan warna putih, hitam, atau hijau untuk memastikan tidak terdapat bintik-bintik atau warna yang berbeda di setiap sudut layar. 

Cara mudahnya apakah terdapat bintik-bintik atau dot pixel pada layar laptop bekas yaitu dengan mengubah wallpaper-nya dengan warna hitam polos. Setelah itu, lihatlah pada layar, apakah terdapat warna selain hitam disana. Coba juga dengan warna putih polos, dan pastikan hasilnya pun sama.

3. Test Keyboard

Tips Membeli Laptop Bekas

Hal ini berfungsi untuk mengetahui apakah keyboard masih berfungsi dengan normal. Jika ada sebagian tombol yang tidak normal maka akan terlihat di layar. Oleh karena itu, periksa dengan teliti bagian tombolnya di laptop bekas yang akan Anda beli.

Anda bisa coba mengetik terlebih dahulu, apabila ada kerusakan biasanya tombol tersebut tidak bisa ditekan atau bergerak sendiri.

4. Test Harddisk

Tips Membeli Laptop Bekas

Pastikan tidak ada badsector di harddisk laptop bekas tersebut. Jika  Kondisi harddisk normal, maka di layar “Performance” dan “Health” akan tertera 100%.

Atau Anda bisa menggunkan teknik cepat untuk memeriksa kondisi harddisk yaitu dengan melakukan copy-paste file menggunakan File Explorer. Usahakan file dalam kapasitas besar, jika proses pemindahan file berlangsung cukup lama atau tidak normal, dapat menjadi indikasi bahwa kondisi harddisk telah terpapar badsector. Kamu bisa meminta ganti dengan harddisk yang lain atau mencari laptop lain.

5. Test Kamera

Tips Membeli Laptop Bekas

Saat ini fitur kamera di laptop menjadi sangat penting, terkait kebijakan sistem belajar daring dari pemerintah. Apalagi masa pandemi virus yang belum jelas kapan berhentinya. Webcam digunakan untuk melakukan video call melalui laptop. Apabila rusak, tentu saja kegiatan tersebut akan sulit dilakukan. Jadi, sebaiknya cek terlebih dahulu webcam yang ada di laptop bekas yang mau kamu beli. 

Anda bisa cek kamera berfungsi normal atau tidak dengan klik tombol “Connect”. Jika kamera tidak berfungsi maka tampilan hanya akan hitam/blank.

6. Test Kondisi Baterai dan Charger

Tips Membeli Laptop Bekas

Salah satu komponen penting dalam laptop yang harus dicek adalah kondisi baterai dan charger. Dengan tool ini Anda bisa lihat tingkat level “Health/Wear” pada baterai laptop bekas tersebut, semakin besar prosentasenya berarti semakin bagus.

Atau Anda bisa pakai teknik mengecek baterai dengan memakai laptop selama beberapa menit, dan membuka beberapa software yang cukup berat. Lihat level baterai laptop di awal dan setelah digunakan. Setelah dipakai selama 10-15 menit, lihat level baterai. Jika berkurang dengan cepat, bisa jadi sel baterai sudah mengalami kerusakan.

Sedangkan untuk memeriksa kondisi charger, coba kabel charger laptop ke sumber listrik. Lihat apakah proses pengisian baterai dalam kecepatan normal atau lambat. Pastikan juga kondisi kabel charger tidak terkelupas dan tidak hidup-mati sendiri ketika dipakai.

7. Cek Port dan Speaker 

Tips Membeli Laptop Bekas

Terlihat sepele, tetapi tips membeli laptop bekas yang satu ini sangat berguna bagi orang yang sering menghubungkan banyak piranti dengan laptopnya.

Port tambahan diperlukan untuk menggunakan perangkat eksternal. Biasanya untuk menghubungkan piranti tambahan ini menggunakan Port USB sebagai penghubungnya. Kalau untuk masalah visual, biasanya menggunakan Port VGA, atau HDMI untuk kualitas output yang lebih baik.

Anda bisa mengecek semua colokan yang ada di laptop tersebut. Masukkan kabel USB untuk menghubungkan smartphone kita ke laptop tersebut. Kalau si smartphone ini berhasil ngecas, berarti tak ada masalah untuk port USB.

Sedangkan untuk speaker Anda bisa memutar lagu atau video dari laptop tersebut. Apakah masih normal atau suaranya sudah pecah atau bahkan tidak keluar sama sekali suaranya.

8. Cek Koneksi Nirkabel (Wireless)

Tips Membeli Laptop Bekas

Komponen ini tak boleh dilewatkan, karena laptop bekas yang Anda beli harus bisa terhubung ke internet melalui WiFi. Coba sambungkan laptop bekas tersebut ke jaringan WiFi atau Hotspot dari smartphone Anda, jika bermasalah, sebaiknya cari laptop bekas lain.

Baca juga: 9 Tips Memilih Laptop untuk Bisnis Online

Ringkasan

Sekian artikel kali ini tentang cara membeli laptop bekas, dimana yang terpenting sebelum membeli laptop bekas, pastikan kebutuhan spesifikasi dan bujet yang Anda anggarkan. Sehingga Anda tinggal mencari tahu harga pasarannya saja.

0 Response to "Tips Membeli Laptop Bekas dan Cara Mengeceknya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel