√ Cara Tepat untuk Merawat Mesin Cuci Agar Awet

Mister Tekno, Cara Tepat untuk Merawat Mesin Cuci Agar Awet - Seringkali kita mengalami masalah mesin cuci yang ngadat dan menimbulkan bau yang tidak sedap, pengering mesin cuci tidak berputar, atau selang pembuangan air yang tersumbat. Semua itu disebabkan karena perawatan mesin cuci yang tidak tepat, dan karena mungkin jarang dibersihkan secara rutin.

Agar mesin cuci menjadi awet ada beberapa tips yang harus Anda lakukan, antara lain adalah:

Membersihkan Secara Teratur

Perawatan Mesin Cuci
Perawatan Mesin Cuci

Untuk membersihkan mesin cuci dibagi menjadi dua bagian, yakni membersihkan bagian Front Load (bukaan depan), dan Top Load (bukaan atas). Jadi perawatan mesin cuci bukan hanya cuma dilap bagian luarnya saja, tapi ada beberapa langkah yang harus dilakukan.

Untuk membersihkan bagian Top Load (bukaan atas) caranya sebagai berikut:

1. Kosongkan dulu mesin cuci, lalu isi dengan air panas dan jalankan proses pencucian seperti biasa.

2. Buang air dari dalam mesin cuci, isi kembali dengan air panas. Tambahkan ½ cangkir baking soda, dan 3,5 cangkir cuka putih. Jalankan proses pencucian selama 30 detik dan biarkan airnya tetap berada di dalam mesin cuci selama 30 menit sampai 1 jam.

3. Kemudian, jalankan kembali proses pencucian untuk menghapus residu deterjen atau kotoran yang masih melekat di tabung mesin cuci.

4. Terakhir matikan mesin cuci dan buang airnya, sediakan sebuah lap yang sudah dicelupkan ke dalam larutan air panas dan cuka. Usapkan secara perlahan lap tersebut ke seluruh bagian dalam mesin cuci.

Sedang untuk bagian mesin cuci Front Load (bukaan depan), cara membersihkannya sebagai berikut:

1. Kosongkan mesin cuci dan isi dengan air panas, kemudian jalankan proses pencucian seperti biasa. Hal ini bertujuan untuk membersihkan residu deterjen yang melekat di bagian dalam tabung mesin cuci Anda.

2. Buang air sisa di dalam mesin cuci, lalu isi kembali mesin cuci dengan air panas. Tuangkan dua cangkir cuka putih untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada mesin cuci dan jalankan proses pencucian.

3. Setelah selesai, buang air di dalam mesin cuci. Tuang deterjen, rendam di dalam wastafel dan gosok dengan sikat hingga bersih. Anda bisa memakai sikat gigi bekas.

4. Selanjutnya basahi kain lap dengan air hangat, lalu gunakan lap tersebut untuk membersihkan pintu mesin cuci dari luar dan dalam. Bersihkan juga karet seal yang ada di bagian dalam pintu mesin cuci.

5. Terakhir, isi kembali mesin cuci dengan air dingin dan bilas bagian tabung dan selangnya. Keringkan tabung mesin cuci dengan handuk/ lap kering sebelum disimpan kembali.

Baca juga: Cara Daftar Internet Banking Mandiri

Mengecek Pengering Mesin Cuci


Salah satu komponen penting mesin cuci adalah pengering, karena dengan fitur ini bisa menghemat waktu kita untuk membuat pakaian mudah kering dalam waktu singkat, apalagi disaat musim hujan tiba. 

Nah, karena intensitas pemakaian pengering mesin cuci yang terlalu sering, kerusakan yang sering ditimbulkan adalah pengering mesin cuci tidak dapat berputar secara normal. Akibatnya pakaian tidak bisa cepat kering.

Agar masalah ini bisa teratasi ada beberapa tips yang harus Anda lakukan antara lain: 

(Langkah-langkah ini sebaiknya dilakukan tenaga yang berpengalaman/ teknisi mesin cuci)

1. Cek Kapasitor Mesin


Kapasitor mesin biasanya sering terbakar, hingga membuat pengering mesin cuci tidak bisa berputar secara normal. Hal ini wajar saja karena usia kapasitor akan mengalami penurunan kualitas dan rentan terbakar. Anda bisa mengecek dengan munculnya dengung mesin meskipun pengering tidak berputar. Agar bisa normal lagi sebaiknya ganti komponen kapasitor mesin cuci dengan yang baru, kapasitas dan arusnya harus sama persis.

2. Cek Dinamo Mesin


Karena kerusakan dinamo mesin cuci akan berakibat pada seluruh kinerja mesin cuci. Mesin cuci bisa mati total bila komponen dinamonya rusak atau terbakar. Solusinya dinamo mesin yang sudah rusak harus lekas diganti dengan komponen yang baru. Pastikan juga bahwa komponen dinamo tidak mudah terkena cipratan air.

3. Cek Timer Pengering 


Banyak orang tak menyadari kalau kerusakan timer pengering juga membuat pengering mesin cuci tidak berputar. Faktor ini biasanya disebabkan bila mesin cuci sudah lama digunakan, sehingga komponen pegasnya menjadi aus. Atau bisa juga karena gangguan semut dan kecoa. 

Mesin cuci masih berdengung tetapi komponen pengeringnya tidak dapat bekerja. Anda harus segera mengganti komponen tersebut dengan timer pengering yang baru, agar mesin cuci bisa kembali normal.

4. Cek Komponen Door Switch


Ini adalah komponen mesin cuci yang letaknya berdekatan dengan timer. Penyebab sering rusaknya adalah sering terkena air, hingga merusak sensornya. Solusinya adalah memperbaiki door switch dengan cara membongkar dan mengeringkannya menggunakan kertas atau tisu kering. Jika masih tidak berfungsi, sebaiknya ganti dengan yang baru.

5. Cek Kondisi Lantai


Mungkin banyak yang tidak tahu ternyata faktor lantai yang tidak rata bisa mengakibatkan sensor pengering mati sehingga pengering tidak dapat berfungsi normal. Solusinya dengan meletakkan mesin cuci pada posisi lantai yang benar-benar rata demi memaksimalkan fungsi pengeringnya.

7. Cek Kabel Mesin Cuci


Faktor terakhir yang menyebabkan pengering mesin cuci rusak adalah gigitan tikus pake kabel mesin cuci. Biasanya tikus masuk dan menggigit kabel ketika mesin cuci sedang tidak digunakan, melalui pintu bukaan atau menyusup lewat saluran pengeluaran air. Sebaiknya lekas ganti kabel mesin cuci yang putus dengan kabel baru yang berkualitas agar pengering mesin cuci bisa kembali berfungsi seperti biasa.

Membersihkan mesin cuci secara rutin dan mengecek mesin pengering adalah salah satu upaya agar mesin cuci Anda tetap awet. Sebaiknya lakukan pembersihan 1 kali selama 1-2 bulan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel