Tutorial Root

Advertisement

Iklan 970x90px

Tutorial Root

Minggu, 04 Juni 2017



Sebagian dari kita mungkin masih ada yang galau atau ragu apa itu Root, intinya 
Fungsi root Android adalah untuk  memberikan   saluran   penuh   ke  sistem   Android,   bila   pada   Windows,   root   hampir   sama   seperti fungsi administrator. 

Karna banyak droiders di Forum @droidindonesia yang menanyakan bagaimana cara Root itu? Apa gunanya? Maka kami coba untuk menciptakan tutornya,jika tutor kami belum lengkap dan matang maka kami harap pembaca yang lain dapat memberi masukan dan saran buat kami. 

Root    handphone     Android    pada   dasarnya    cukup   kondusif    untuk   dilakukan  selagi   dilakukan   dengan benar,tapi   saran  kami  sebelum   melaksanakan   Root   maka   pastikan   terlebih   dahulu   ponsel   anda   dalam 
kondisi prima. namun proses ini dikatakan sanggup menghanguskan garansi dan alasannya satu atau lain hal,tapi sanggup diatasi dengan proses Unroot. 

Berikut kami akan menjelaskan cara rooting Android memakai aplikasi SuperOneClick, Universal Androot dan z4root. 

Info   : Proses   root  tidak  akan   menghapus     data-data    pada   telepon,  namun     kami   sarankan   untuk 
memback up data-data yang penting terlebih dahulu (Jaga-jaga) 

1. Root Android Menggunakan SuperOneClick 
Persiapan: 
1.1.Unduh   (download)   terlebih   dahulu   driver   untuk   handphone   Anda.   Bila  pada   paket   pembelian disertakan CD, biasanya driver terdapat pada CD tersebut. Untuk handphone Samsung, driver HP terdapat pada software Kies.
1.2.Unduh aplikasi SuperOneClick 
1.3.Bila Komputer Anda memakai sistem operasi Windows XP, maka pada komputer Anda harus sudah terinstall Microsoft .NET Framework v2.0+   terlebih   dahulu.  Dan   bila   anda   menggunakan Windows Vista atau Windows 7, maka hal ini tidak perlu dilakukan (sudah terinstall). 
1.4.Sebaiknya baterai handphone dalam kondisi terisi 70% keatas (untuk jaga-jaga) 
1.5.Copot/lepaskan SD card atau memory card terlebih dahulu. 

Langkah-langkah root handphone Android: 
Anda harus mengatur ponsel   Android    ke  mode Debugging dengan         cara   masuk   ke   Settings (Pengaturan) > Applications (Aplikasi)  > Development (Pengembangan) > centang    USB debugging (Men-debug USB)

Hubungkan   handphone   Android   Anda   ke   computer   memakai   kabel   USB.   Tunggu   hingga handphone     Anda   terdeteksi  di  komputer   dan  pada   bagiannotification  panel ponsel muncul indikator USB debugging mode aktif (ditandai dengan gambar tanda seru di dalam segitiga) 
Ekstrak file SuperOneClick.zip memakai WinZip, WinRAR, 7-Zip, atau IZArc. 
Jalankan aplikasi SuperOneClick.exe. Bila Anda yaitu pengguna Windows 7 atau Vista, jalankan program dengan cara klik kanan mouse, kemudian pilih “Run as administrator”

Klik Root 
Tunggu sampai proses selesai, biasanya hanya beberapa menit dan bahkan detik. 
Jika muncul notifikasi “Root files have been installed! Would you run a test?” Silahkan di klik Yes 
Proses telah simpulan Silahkan restart HP Android Anda. 
Untuk mengembalikan ke kondisi awal, Anda cukup mengklik Unroot. Jika ini dilakukan + factory reset, otomatis garansi HP Anda berlaku kembali 
Indikasi bahwa proses Rooting sudah berhasil yaitu Anda akan menemukan aplikasi gres di HH anda 
yang berjulukan Superuser. Seperti dibawah ini : 
Jika   Anda   tidak   sanggup   menemukan   aplikasi   Superuser,   coba   restart   HP   terlebih   dahulu.  Aplikasi   ini 
berguna untuk mengontrol aplikasi yang membutuhkan saluran root. 

Dengan  aplikasi  ini  anda  dapat  “mengijinkan”  atau  “tidak  mengijinkan” aplikasi  lainnya  untuk mendapat hak masuk ke sistem Android. Setiap ada aplikasi  yang   meminta     saluran   root   akan  di informasikan oleh Superuser, untuk mengijinkan Anda harus mengklik “Allow”. 

2. Root Android Menggunakan Universal Androot 
 1.   Install aplikasinya 
 2.   Tunggu proses instalasi selesai 
 3.   Masuk ke aplikasi Universal Androot 
 4.   Klik root 
 5.   Selesai 
 6.   Jika ingin Unroot tinggal klik Unroot. 

3. Rooting Android Menggunakan z4root 

Caranya hampir sama  dengan  Universal Androot.Namun, Anda harus mengaktifkan mode debugging dahulu.   
z4root   sanggup   melaksanakan   root   secara   permanen   maupun   hanya   temporary (sementara). 
Untuk mode temporary, HP akan kembali ke kondisi semula (Unroot) bila Anda merestart 
ponsel.   
Menurut   pembuat   aplikasi   z4root,   untuk   mode   temporary,   aplikasi   ini   kompatibel   hampir dengan semua brand handphone Android. 
Menggunakan aplikasi z4root atau universal   Androot     memang      relatif  lebih  mudah, hanya saja kompatibilitas kedua aplikasi ini tidak sebanyak SuperOneClick. 

Sumber : Dari aneka macam macam sumber 
Penulis : Indra PianoPutih